Seruan Azan Wasiat Nabi

Oleh nuhann
2002-11-26 08:21:42

Deprecated: preg_replace(): Passing null to parameter #3 ($subject) of type array|string is deprecated in /home/server/mymasjid.net.my/modules/articles/article.display.php on line 51
RENUNG KAN LAH WAHAI KAWAN-KAWAN KU SEKALIAN....

Lidah kelu di Saat kematian. Kematian pasti menjelma. Hanya masa dan waktunya yang tidak kita ketahui. Cuba kita amati... mengapa kebanyakan
orang yang nazak (hampir ajal tidak dapat berkata apa-apa, lidahnya kelu, keras dan hanya mimik mukanya yg menahan kesakitan sakaratul maut.

Diriwayatkan sebuah hadis yang bermaksud :
"Hendaklah kamu mendiamkan diri ketika azan, jika tidak Allah akan kelukan lidahnya ketika maut menghampirinya."Ini jelas menunjukkan, kita disarankan agar mendiamkan diri, jangan berkata apa-apapun semasa azan berkumandang. Sebagai orang
Islam kita wajib menghormati azan. Banyak fadhilatnya. Jika lagu kebangsaan kita
diajar agar berdiri tegak dan diamkan diri.... mengapa azan kita tidak
boleh mendiamkan diri....!!! Lantas sesiapa yang berkata-kata ketika azan, Allah akan kelukan lidahnya ketika nazak. Kita takut dengan kelunya lidah kita semasa ajal hampir tiba.... maka kita tidak dapat mengucapkan kalimah "Lailahaillallah..." yang mana sesiapa yg dapat mengucapkan kalimah ini ketika nyawanya dicabut... Allah dengan izinNya menjanjikan syurga untuk mereka. Dari itu marilah kita sama-sama
menghormati azan,...dan mohon kepada Allah supaya lidah ini tidak kelu walaupun
nyawa sedang dicabut.

"Ya ... Allah, anugerahkanlah kematian kami dengan kematian yang baik lagi mulia, lancarkan lidah kami mengucap kalimah
Laillahaillallah......semasa sakaratul maut menghampiri kami......amin..
amin.. aminYarobbal a'lamin.."

WASIAT NABI JUNJUNGAN KPD SAIDINA ALI R.A
-------------------------------------------------------------------------------------
Wahai Ali, Bagi orang mukmin ada 3 tanda-tandanya :
1) Tidak terpaut hatinya pada harta benda dunia
2) Tidak terpesona dengan pujuk rayu wanita
3) Benci terhadap perbualan dan perkataan sia-sia

Wahai Ali,
Bagi orang alim itu ada 3 tanda-tandanya :
1) Jujur dalam berkata-kata
2) Menjauhi segala yang haram
3) Merendahkan diri

Wahai Ali,
Bagi orang yang takwa itu ada 3 tanda-tandanya :
1) Takut berlaku dusta dan keji
2) Menjauhi kejahatan
3) Memohon yang halal kerana takut jatuh dalam keharaman

Wahai Ali,
Bagi orang yang jujur itu ada 3 tanda-tandanya :
1) Merahsiakan ibadahnya
2) Merahsiakan sedekahnya
3) Merahsiakan ujian yang menimpanya

Wahai Ali,
Bagi ahli ibadah itu ada 3 tanda-tandanya :
1) Mengawasi dirinya
2) Menghisab dirinya
3) Memperbanyakkan ibadah kepada ALLAH s.w.t.

LUCU YA !!!

Lucu ya, duit RM50 kelihatan begitu besar bila dibawa ke kotak derma masjid, tapi begitu kecil bila kita bawa ke supermarket.

Lucu ya, 45 minit terasa terlalu lama untuk berzikir tapi betapa pendeknya waktu itu untuk pertandingan bolasepak.

Lucu ya, betapa lamanya 2 jam berada di Masjid, tapi betapa cepatnya 2 jam berlalu saat menonton t.v. dan wayang di pawagam.

Lucu ya, susah sungguh merangkai kata untuk dipanjatkan saat berdoa atau
sholat, tapi bertapa mudahnya cari bahan bersembang bila bertemu kawan-kawan / pakwe / makwe.

Lucu ya, betapa seruan dan teriakan yang perpanjangan waktu pertandingan
pasukan bola jadi kegemaran kita, tapi betapa bosannya bila imam sholat Tarawih bulan Ramadhan bacaannya lama dan panjang.

Lucu ya, susah sangat baca Al-Quran 1 juz saja, tapi majalah hiburan dan novel best-seller 100 halamanpun habis dilahap.

Lucu ya, orang-orang berebut paling depan untuk menonton bola atau konsert, dan berebut cari saf paling belakang bila sembahyang Jumaat supaya boleh cepat keluar.

Lucu ya, kita perlu undangan seawal 3-4 minggu sebelumnya untuk majlis ilmuan supaya boleh dimasukkan di agenda kita, tapi untuk acara lain seperti menonton wayang, annual dinner atau high tea jadual kita boleh diubah sekelip mata.

Lucu ya, susahnya orang mengajak menyebarkan dakwah, tapi mudahnya orang
menyertai dan menyebar gossip.

Lucu ya, kita begitu percaya pada yang dikatakan oleh orang sebagai e-mail layang di internet, tapi kita sering menolak, mempermudah serta mempersoalkan apa yang terkandung di dalam Al-Quran.

Lucu ya, semua orang inginkan masuk syurga tanpa harus beriman,berfikir,
berbicara ataupun melakukan apa-apa.

Lucu ya, kita boleh mengirimkan ribuan jokes dan surat berantai melalui email, tapi bila mengirim yang berkaitan dengan ibadah seringkali berfikir dua-tiga-kali.

JANGANLAH BIARKAN DIRI KITA INI MENJADI SEBAHAGIAN DARI KELUCUAN TERSEBUT.

"Hai orang-orang yang beriman, ingatlah akan Allah dengan ingatan yang sebanyak-banyaknya (perbanyakkan mengingati Allah)" (Surah Al-Ahzab - ayat 41)

"Dan sampaikanlah berita gembira kepada orang-orang mu'min bahwa sesungguhnya bagi mereka kurnia yang besar dari Allah. Janganlah engkau ikut orang-orang kafir dan orang-orang munafiq, dan biarkanlah
mereka menyakiti engkau, dan tawakallah (menyerahlah) kepada Allah. Cukuplah
Allah sebagai wakil (tempat menyerahkan urusan)." (Surah Al-Ahzab - ayat 47 - 48 )


>> sebgaai tazkirah utk saya sendiri jugak...lucu atau tak..perkara ini memang melanda umat kita sekarang...
..wallahua'lam..
Manusia berharap terlalu banyak tetapi berbuat terlalu sedikit..Sabarmu bukanlah kelemahan tetapi itulah sebenarnya kekuatan..

Diskusi

Komen anda
webmaster@mymasjid.net.my